Beberapa waktu belakangan ini banyak orang yang memperdebatkan bentuk bumi yang sebenarnya. Ada yang meyakini bahwa bentuk bumi yang sebenarnya adalah datar, namun tak sedikit pula yang yakin dan percaya bahwa bentuk bumi yang sebenarnya adalah bulat.

Bahkan ada seorang musisi rap yang bernama B.o.B mengajak semua orang untuk menggalang dana guna membeli sebuah satelit. Tujuan membeli satelit adalah hanya untuk membuktikan bentuk bumi yang sebenarnya, apakah benar bulat atau datar.

Namun rupanya ada hal sederhana yang dapat dijadikan sebuah acuan untuk membuktikan bentuk bumi yang sebenarnya, apakah bulat atau datar. Bahkan cara sederhana ini murah meriah dan tak perlu sampai membeli sebuah satelit.

Dilansir dari Live Science, sebenarnya ada berbagai macam cara untuk membuktikan tentang bentuk bumi yang sebenarnya. Beberapa cara sederhana tersebut diantaranya :
1. Melalui sebuah kapal yang berlayar diatas lautan. Cara ini sebenarnya sudah diajarkan sejak duduk di sekolah menengah melalui pelaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Saat kapal berlayar menjauh dari dermaga, lambung kapal akan menghilang ditelan cakrawala lebih dulu dibandingkan dengan tiang kapal. Hal sebaliknya juga berlaku saat kapal datang dari lautan, tiang kapal akan terlihat lebih dulu dibandingan dengan lambung kapal.

Baca juga : Pilihlah Agen Togel Online Yang Tepat

2. Perhatikan Gerhana Bulan dimana sudah dibuktikan oleh Aristoteles. Murid Plato itu melakukan eksperimen pada gerhana bulan. Saat itu, bayangan bumi di wajah matahari melengkung. Fenomena gerhana matahari menandakan bahwa bulan, bintang dan planet saling mengorbit.

Jika bumi datar, dan matahari dan bulan merupakan benda kecil yang melayang di atasnya, gerhana matahari total yang terjadi di Amerika Utara pada Agustus 2017 lalu menjadi sulit dipahami.

3. Manjat sebuah pohon. Hal ini merupakan salah satu cara yang sangat mudah dan setiap orang bisa smelakukannya. Dengan naik ke tempat yang lebih tinggi, anda bisa melihat lebih jauh dari sebelumnya. Kelengkungan bumi hanya memberikan jarak pandang sejauh lima kilometer ke depan. Bila bumi datar, seharusnya jarak pandang yang bisa dilihat tetap smaa berapapun ketinggian yang sudah dicapai.

(Muspri-harianindo.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here